Jumat, 26 Juli 2013

Tentang Seorang Wanita




Tulisan ini terinspirasi dari seorang wanita, sangat hebat menurutku, meskipun tak begitu dalam aku mengenalnya, hanya sekedar tau saja. Wanita yang kulihat saat perkenalan english club di sekolah dulu, smart, dan cantik. Dia setahun lebih tua dariku. Beberapa bulan lalu, aku coba menelusur dalam kronologinya di sebuah jejaring sosial. Kaget memang, sewaktu tau wanita itu sudah menggendong seorang bayi lelaki di pangkuannya. Dengan binar wajah dan sesungging senyuman. Karena sebuah rasa penasaran, maka terus kucari tau, siapa sebenarnya ayah dari bayi mungil di pangkuannya itu? Dan aku hanya mendapatkan namanya saja. Tanpa tau sosok yang manakah dia.

Dan hari ini, entah darimana awalnya, aku melihat wanita cantik itu, masih tetap dengan buah hatinya. Namun kini, setelah aku membaca status-satusnya,disana lebih menunjukkan perasaan kecewa, pengharapan, segala bentuk kesedihan, bahkan kebencian. Dan hari ini pulalah akhirnya aku tau kepada siapa kata-kata itu ia tujukan, teruntuk mantan suaminya. Seorang pria dari sekolah yang sama, dan angkatan yang sama dengan sang istri.

Menikahi seseorang karena cinta, memiliki anak, dan akhirnya harus berakhir karena ternyata kehidupan pasca ijab qabul itu tidak seperti saat menjalin hubungan dulu. Keimanan, tanggung jawab, kerja keras, kasih sayang, saling menghargai menjadi hal-hal penting untuk menjaga ikrar bersama yang telah dilisankan.

Dari apa yang telah aku ketahui ini, ada sebuah makna perjuangan dan keikhlasan seorang ibu untuk mendidik anaknya sampai waktu yang tidak terbatasi.

Ini petikan sebuah note yang aku dapatkan darinya :

“Tuhan...
apakah sakinah ni yg kau beri?
yg isinya hanya amarah dan bentakan
apakah ni yg dikatakan Mawadah
bila tangis haru tuntun diri
apakah Warokhmah juga
bila doaku terbumbui rasa kecewa akannya...” (wanita hebat)






#inggrit #amedia #inggritAmedia #cerita #tentang #seorang #wanita

Rabu, 24 Juli 2013

CERITA sangat PENDEK, Kisah Seorang Putri


Jaman dahulu kala (padahal gak dulu-dulu banget), pastinya setelah fosil megantropus ditemukan, lahirlah seorang laki-laki. Sebelumnya, dari rahim yang sama telah terlebih dahulu lahir seorang putri yang cantik jelita, usia mereka hanya terpaut empat tahun. Orang tua mereka sangat amat menyayangi kedua anaknya, hidup sederhana di sebuah pedesaan nun jauh disana. Seiring berjalannya waktu, anak laki-laki itu terlihat lebih diperhatikan oleh sang kakek, menurut dongeng, hal tersebut dikarenakan hanya anak itulah satu-satunya cucu laki-laki yang mereka punya. Konon katanya, anak laki-laki itulah yang akan mewarisi tahta sang kakek..(WHAT>>>). Saudara yang cantik jelita itu akhirnya mengetahui realita yang terjadi. Meski dia sangat menyayangi saudaranya, tapi dia tak kuasa harus menahan sakit akibat diduakan..uhuhuhuhuhu... lambat laun,, kecantikannya mamudar, dan semakin pudar manakala lahir lagi dua adik perempuan kembarnya. Setelah diduakan, kini wanita yang sudah tidak cantik itu semakin terkikis karena harus diempatkan, dan seiring berjalannya waktu, kecantikan itu hanya akan tampak saat dia bercermin, itulah pertanda bahwa hanya dirinya yang menganggap ia cantik.. TAMAT  
#inggrit #amedia #inggritAmedia #cerpen #kisah #seorang #putri

Selasa, 23 Juli 2013

LIVES, untuk Hidup dan Demi Kehidupan


Kawan, betapa beruntungnya bisa hidup dan merasakan kehidupan. Ditengah keberlimpahan, diantara keramaian satu ke keramaian yang lainnya, dan diantara hiruk pikuk yang tak pernah akan ada habisnya.
Begitu beruntung orang yang dapat hidup meskipun hanya beberapa, beberapa detik, menit, hari, dst. Bagi mereka yan dari alam rahim saja disudahi.
Begitu beruntung orang yang dapat merasakan masa kecil, dikelilingi haru keluarga berhias senyum atau bahkan tangis bahagia. Karena disudut lainnya, banyak mereka yang menghembuskan nafas terakhir tak lama setelah tangis pertamanya.
Begitu beruntung orang yang dapat merasakann masa remaja,mereka menjalin persahabatan, tertawa lepas, dan menangis sejadi-jadinya, sementara banyak mereka yang semakin hari semakin pupus karena busung lapar menimpanya, kanker menggerogotinya, sampai luka batin terus menyerap aura keindahannya.
Bersyukurlah bagi kita, yang pada detik ini masih mampu bernafas, oksigen dan kabondioksid saling bertukaran dalam arteri kita. Merasakan segarnya pagi hari, menikmati teriknya siang, dan meresapi sunyinya malam. Sungguh, siapakah Sang Pengatur kehidupan yang demikian kompleksnya jika bukan karena-Nya. Allahuakbar.
Alangkah variatif lingkaran kehidupan ini. Satu titik mungkin sangat lembut, anak yang dimanjakan, ibu yang disayangi, nenek yang menikmati ketenangan dan menuai emas di hari tua.
Titik lainnya bisa jadi lembbut namun bermotif. Anak-anak yang menyusuri sungai untuk bersekolah dengan wajah riang dan hati yang ikhlas, sepasang suami-istri yang mesti mengangkat kenyaman dari kasurnya untuk beranjak menuju pasar demi mengais rejeki dengan tulus, dan kakek yang masih pergi ke sawahnya untuk memastikan semua petak sawah miliknya dirawat dengan baik.  
Berikutnya adalah titik hitam yang diperkenalkan kehidupan kepada manusia. Banyak orang yang menjadi pilihan, mereka yang terlahir ditengah kebencian dan dan ketidakinginan, wanita yang berkehidupan dikala malam, laki-laki yang harus berjalan ribuan kilo demi menafkahi keluarga, ibu yang menual keringatnya untuk menyekolahkan putranya, pak tua renta yang masih harus mencangkul sawah padahal bukan tuannya, mengembala yang bukan miliknya, atau mereka yang berada dijalanan bertemankan debu-debu dan asapa kendaraan dengan tangan yang selalu dibawah?
Tak akan bisa terdeskripsikan semua yang ada dalam kehidupan ini. Semuanya sagat kompleks antar manusia satu dengan yang lain. Tetapi hal hal itu tidaklah perlu dipermasalahkan, yang menjadi pertanyaan besar adalah adakah yang bisa menjamin kebbahagiaan kita? Sedangkan dunia hanyalah semu tanpa kita sendiri yang harus memperjelasnya. Jika kehidupan adalah sebuah jalan, maka semuanya pasti melalui titik start dimana dia memulai kehidupan, setiap langkah akan ditemukan cabang jalan baik kekiri maupun kekanan, langkah – langkah berikutnya akan terus dan terus kita temukan permbagian, kanan, kiri, atau lurus, kita sendiri yang harus memilih, tidak ada yang salah dengan apa yang kita pilih, kemanapun itu, tetaplah lakukan yang terbaik dan jangan terlalu menghiraukan untuk menjadi yang terbaik, itu adalah bonus atas apa yang kita usahakan. Begitulah, life is choice guys!




#inggrit #amedia #inggritAmedia #cerita #bersyukur #hidup #kehidupan #lives

Soal Pilihan Hati Itu, Siapa yang Tau



Hai guys,, (cie sok asik),

Taulah ya pasti soal first love apalah itu, dan ternyata emang sebegitu sedemikian sangat amat bener kalo ada yang bilang cinta pertama itu akan terus menjadi satu hal yang akan kita inget sampai tua sekeriput mungkin.

Sepopuler-populernya cinta pertama itu, sekarang populer juga kata move on, yang nampak sebagai suatu ungkapan manusia untuk segera beralih/berganti/berpindah etc dari suatu hal ke hal yang lain.


Adalah orang ini yang bisa dibilang belum bisa move on itu, ada sesosok manusia yang bayangannya terus mengikuti kemanapun kaki ini melangkah (buset, dirante kali ya). Bukan sekedar dalam fikiran, tetapi juga di hati. Akan banyak cerita yang diingat padahal yang indah hanya sepersekian dari kisah yang ada. Tidaklah menjadi masalah. Karena setiap cerita yang kita punya lahir dari sebuah perjuangan di masa lalu.


Banyak rasa yang tercipta saat kenangan itu kembali diangkat oleh fikiran dan hati ikut meresapinya, adakalanya sedih, haru, marah, menyesal, itulah sebuah respon hati atas sesuatu yang melekat kuat di benak kita. Jika perjalanan cinta ibarat pelangi, maka cinta pertama itu adalah warna tercerah dan paling nyata berbeda dari warna yang lain (ini cuma masalah cinta kepada lawan jenis, tidak terlalu luas seperti yang kalian bayangkan), meski kadang ada warna yang sama dan lebih menyejukkan, namun itu tidak begitu berarti saat kita sudah tidak mendapatkannya lain.


Cinta pertama tidak selalu adalah pacar pertama (cailah pacar-pacaran, ABG dikala tua nih), tidak selalu yang terindah dari semuanya, yang ter ter ter... meski sederhana tapi sulit untuk dierjemahkan kedalam sebuah kata, perasaan yang kita miliki bisa dibilang kompleks sampai kadang teman, sahabat, atau orang terdekat kita tidak mengerti mengapa harus orang itu yang kita pilih.


Ah itulah, pilihan hati siapa yang mengerti. Hanya perlu menghargai siapa pilihan hati itu, tidak perlu menolak atau mencoba berpaling, tetap saling menghargai, dan ketika saatnya tak bisa kembali, hargailah pilihannya, dan hargailah siapa yang saat ini bersama kita. Just it.

#inggrit #amedia #inggritAmedia #pilihan #hati #cerita