Sabtu, 09 November 2013

Tak Berjudul


Hanya ingin menuliskan bagaimana kekesalan itu pada akhirnya harus berakhir.
Aku mencintai seorang pemarah akut. Mengaku mencintaiku namun tak sanggup merendam emosinya.
Seorang laki-laki yang sangat amat pemarah. Sangat amat!
Dimanapun, kapanpun, tak akan tanggung-tanggung membuatku tergetir dengan semua luapan emosinya.
Aku menyayangi orang yang sangat pemarah, sangat amat!
Bukan hanya fisiku yang telah dirusaknya, hatiku kian remuk acapkali bentakan itu berkelakar.
Aku harus membenci orang yang sangat amat pemarah.sangat AMAT!!!!






Tidak ada komentar:

Posting Komentar