Selasa, 13 Januari 2015

Urgensi Media dan Public Relations

Pembicara : Ipung Purwanto, S.Sos


Sebuah media dapat menjadi senjata, sahabat, maupun musuh. Ketika kita menguasai media, kita mampu melakukan apapun. Media diposisikan sebagai “padang bermata dua”.

Media merupakan cara yang efektif untuk membangun, menjaga, dan meningkatkan citra atau reputasi organisasi di mata stakeholder. Media juga sebagai perpanjangan tangan suatu institusi untuk berbicara dengan publik.

Cara meningkatkan hubungan menggunakan media :
1.      Mempunyai contact person
2.      Mengenal secara personal
3.      Kontak rutin
4.      Sampaikan informasi informal sebelum resmi
5.      Pelihara pertukaean informasi yang terbuka dan realistis



Fungsi media :
1.      Mendidik
2.      Mengawasi
3.      Menginformasi
4.      Menghibur
5.      Memobilisasi



Hal-hal penting public relations-media masa
1.    The editorial policy (Kebijakan Redaksional)
ketentuan yang disepakati oleh redaksi media massa tentang kriteria berita atau tulisan yang boleh dan tidak boleh dimuat atau disiarkan, juga kata, istilah, atau ungkapan yang tidak boleh dan boleh dipublikasikan, sesuai dengan visi dan misi media. Dalam media radio/TV, kebijakan redaksi soal penggunaan bahasa dituangkan dalam standar kata siaran. Di media cetak (suratkabar, majalah, tabloid), kebijakan itu dirinci dalam ”buku gaya bahasa” (style book) atau buku pedoman penggunaan standar kata/ bahasa untuk keseragaman penulisan. Gaya penulisan itu harus ditaati oleh wartawan agar terjadi keseragaman dalam teknis penulisan kata-kata, gaya bahasa atau kalimat, dan istila  (Salachuddin, 2008).

2.    Publication Frequency (frekuensi publikasi)
Artinya naskah publikasi dilakukan/diterbitkan setiap berapa kali per satuan waktu.

3.    Copy date
Yaitu batas waktu dan tanggal pemasokan berita ke media massa, termasuk untuk isu berita mendatang. Tergan­tung frekuensi dan proses pencetakan (Yusuf, 2011).

4.    Printing process
yaitu jenis pencetakan media massa yang digunakan seperti letterpress (relief), photogravure (intaglio), lithography (planografi), flexography,silk screen (stencil), offset litho atau cetak jarak jauh yang kini mulai populer di berbagai belahan dunia Yusuf, 2011).

5.    Readership profile
Merupakan bagian penting dari proses marketing untuk melakukan riset pasar dalam rangka membangun profil customers.

6.    Distribution method
Yaitu cara penyebaran media tersebut. Misahnya, dijual eceran di toko buku, eceran langsung di ter­minal, rumah ke rumah, atau berlangganan. (Jefkins, 1991: 94;1995:197-201 ; Yusuf, 2011).


*ditulis sebagai review materi dalam LKMM Dasar FSM Undip 2012 dengan penambahan referensi.
#Inggrit #Amedia #InggritAmedia #Social #Media #public #relation #PR

Referensi :
Salachuddin, M. 2008. Kebijakan Redaksional (Editorial Policy). https://olaholeh.wordpress.com/2008/11/12/kebijakan-redaksional-editorial-policy/. Diakses tanggal 13 Januari 2015.
Business Case Studies. Direct Marketing ; A reader’s case Study. http://businesscasestudies.co.uk/readers-digest/direct-marketing/readership-profile.html. Diakses tanggal 13 Januari 2015.
Yusuf, I.A. 2011. Pentingnya Media Relations bagi Sebuah Lembaga. https://bincangmedia.wordpress.com/2011/04/09/pentingnya-media-relations-bagi-sebuah-lembaga/. Diakses tanggal 13 Januari 2015.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar